Aku lebih suka menciptakan kisah masa
kanak-kanakku dengan indah, hingga aku mengubur segala kenangan pahitnya,
alhasil, aku sungguh-sungguh melupakan masa laluku.
Date a girl who reads
Tampilkan postingan dengan label Like Mother Like Daughter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Like Mother Like Daughter. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 September 2012
Selasa, 26 Juni 2012
Para Orang Tua Harus Membantu First Lady dan Disney untuk Memerangi Obesitas Pada Anak-anak
![]() |
| Sehat Versus Sampah! itu cuma soal pilihan |
Pernah
menonton film the Game Plan Produksi Disney? mungkin beberapa adegan dalam film
ini memberi kita sedikit pelajaran.
![]() |
| Salah satu adegan di Film The Game Plan |
Peyton Kelly :
”What?...“Hey, do you have any Jell-O? I want some Jell-O.”
Joe Kingman : “Like
I said, please don't touch. …Fingerprints. I don't like fingerprints….Stand
right here, don't do anything…I'm not giving you 28 grams of empty
carbohydrates….We do not do simple sugar in this house.”
Peyton Kelly : “
But I'm a kid and kids love sugar. I mean, the simpler the better.”
Joe Kingman :
“Well, my dad never let me have sugar.”
Peyton Kelly : “
Oh, is that why you never smile?”
Joe Kingman :
“Mmm….Listen, you better eat your food…before it gets cold.
Peyton Kelly : “But
it's as big as a mountain.”
Joe Kingman :
“Listen, if you're going to make the pros, you have to get your appetite up.
Let's go. Eat.”
Sebuah obrolan di dapur saat sang
ayah, Joe Kingman yang baru jadi “ayah” mendadak harus mempersiapkan makan
malam keluarga. Sedikit lucu menurutku, mana kala Joe yang “cerewet” tentang
kebersihan (bahkan dari sidik jari) harus kerepotan menghadapi si kecil Peyton
yang seperti anak-anak pada umumnya tak bisa diam di tempat, apalagi saat
Peyton mendadak meminta Jell-O, sesuatu yang tak mungkin ada di lemari es sang
petarung lapangan Football.
Rabu, 21 Desember 2011
[Hari Ibu] I’m Not a Little Girl Anymore, Mom!
Ketakutan terbesarku adalah bila cintaku tak cukup besar
untuk mamaku, bila sayangku tak cukup banyak tercurah padanya, bila aku tak
diberikan kesempatan untuk melakukan pengorbanan yang sepantasnya dilakukan
seorang anak, bila aku tak cukup bisa membanggakannya, tak cukup bisa
membuatnya bahagia, tak cukup bisa menghadiahkannya banyak tawa, terutuklah aku
bila aku sampai membuatnya menderita, kecewa dan berurai air mata.
Langganan:
Postingan (Atom)



