![]() |
High School Musical Dolls |
Terlepas dari UNAS,
akhirnya kita BEBAS! Anak kelas tiga SMA sekarang lagi menikmati hari-hari
akhir untuk melepas putih abu-abu. Percaya atau tidak tapi nantinya aku
yakinkan bahwa episode hidup paling menyenangkan itu adalah saat SMA. Kamu akan
merindukan tembok sekolahmu yang penuh coretan vandalism nggak jelas, kamu akan merindukan deringan nyaring bel
pagi, kamu akan merindukan bibi kantin tempat kamu boleh ngutang. Kamu akan
merindukan sang guru killer yang
sering banget setrap kamu. Kamu mungkin akan merindukan satpam sekolah yang
sering cegat kamu atau juga tukang kebun sekolah yang tetap tutup mulut saat
kamu melewati gerbang tanpa izin untuk membolos. Kamu akan merindukan
teman-temanmu yang kamu sayang…dan mungkin kamu akan merindukan seseorang,
entah pacar atau seseorang yang belum sempat kamu ungkapkan cinta…
Pernahkah berpikir bagaimana jika
tiba-tiba sesuatu hal menjadikan kamu sebagai seseorang yang harus tampil di
hadapan seisi sekolah di GRADUATION DAY untuk berdiri di podium dan
menyampaikan Graduation Speech? Apa yang
akan kamu katakan di hadapan mereka semua? Apa? Nggak mungkin? Karena kamu
bukan siswa terbaik dengan nilai tertinggi dan otak terjenius? well, yeah lumrahnya memang kadang
perwakilan siswa terbaiklah tapi kamu bisa kok menyampaikan Graduation Speech untuk temen-temen se-gank kamu, atau bahkan untuk dirimu
sendiri, karena…siapapun bebas untuk menyampaikan keinginan hatinya serta kesan-kesannyanya
selama tiga tahun di masa SMA yang indah.
Kira-kira apa yang ingin kamu
sampaikan? bagaimana dan tentang apa? Mungkin beberapa graduation speech favorite-ku bisa membuatmu terinspirasi; ada graduation speech ala Dennis Cooverman yang ngungkapin cinta dalam
film I Love You Beth Cooper, ala Kapten Wildcats Troy Bolton dalam High School
Musical, ala Angela dalam Twilight Saga3 : Eclipse, atau mungin ala Chacha
Tokoh novel-ku The Confession of Drama Queen yang bentar lagi bakalan terbit.
Denis
Cooverman Graduation Speech
.jpg)
but with no regrets. No regrets fo
what we wanted to do...but did not...what we wanted to say... but could not.
And so I say here today...the one thing I wish I had said... the one thing I
know I will
regret if I never say: I love you,
Beth Cooper.
I have loved you, Beth Cooper...
since I first sat behind you in Ms. Rosa's math class in the 7th grade. I loved
you when I sat behind you in Señor Weidner's Spanish... and Ms. Calumet-Hobey's
Literature of the Oppressed. I loved you from behind... in Biology, History,
and, yes, Practical Science. I loved you, but I never told you because we never
spoke.
Unbelievable.
But now I say it, with no regrets.
I love you, Beth Cooper.
Troy Bolton Graduation Speech
East High is a place where teachers
encouraged us to break the status quo and define ourselves as we choose. Where a jock can cook up a mean crème brulee, and a brainiac can break it down on the dance floor. It's a place where one person, if it's the right person, changes us all. East High is having friends we'll keep for the rest of our lives, and that means we really are 'all in this
together'. Once a Wildcat, always a
Wildcat !
Angela Graduation Speech
"When we were five, they asked us what we
wanted to be when we grew up. Our answers were thing like astronaut, president,
or in my case… princess.
.jpg)
When we were ten, they asked again and we answered – rock star, cowboy, or in my case, gold medalist. But now that we’ve grown up, they want a serious answer. Well, how ’bout this: who the hell knows?!
This isn’t the time to make hard and fast decisions, its time to make mistakes. Take the wrong train and get stuck somewhere chill. Fall in love – a lot. Major in philosophy ’cause there’s no way to make a career out of that. Change your mind. Then change it again, because nothing is permanent.
So make as many mistakes as you can. That way, someday, when they ask again what we want to be… we won’t have to guess. We’ll know."
Cha-Cha;
The Confession of Drama Queen (Terbit Juni)
“….Pernahkah kamu merasa seperti ini? Bahwa kamu dulu merasa waktu
berjalan sangat lambat, tapi tanpa menyadari bahwa waktu itu terus bergulir dan
tiba-tiba saja kamu sudah sampai di sini? Aku dulu begitu, pertama kali menginjakkan
kaki sebagai siswa SMA di sini, aku cuma berpikir tentang beberapa hal berikut;
aku harus menjadi cewek popular, menduduki tahta tertinggi dari hierarki
sekolah, dan menjadi Prom Queen di akhir masa sekolah.
Aku tak pernah menyangka aku berdiri di sini, di hadapan kalian
semua, sebelumnya aku berpikir aku akan duduk di deretan terbelakang, sambil
mengecat kukuku dan membuka-buka majalah fashion, lalu berharap pidatonya
segera usai dan aku bisa segera ke salon untuk persiapan prom night-ku, itu bagian
pentingnya buatku. Tapi ternyata berdiri dan berpidato di sini rasanya sangat
menyenangkan, bahkan lebih menyenangkan dari gelar Prom Queen yang begitu ingin
kusandang.
SMA adalah tempatku belajar banyak hal, tak hanya tentang
pelajarannya, ilmu, ataupun tugas-tugasnya, tapi juga tempatku menemukan
diriku, guru-guru membantuku dengan ilmu, teman-teman mengajariku tentang
indahnya persahabatan.

School's out, Memories
past, Don't ever doubt, Our friendship will last
Gambar : Google
Aku suka graduation speech-nya Angela :)
BalasHapus